Polar Vortex Fenomena Rutin yang Bekukan Amerika

Polar Vortex Fenomena Rutin yang Bekukan Amerika

Polar Vortex Fenomena Rutin yang Bekukan Amerika – Polar vortex yang membawa angin dingin hingga membekukan Amerika Serikat bagian barat dan tengah pada awal tahun 2019 lalu telah menelan korban jiwa. Namun sama halnya dengan fenomena meteorologis yang sering terjadi, ternyata kejadian ini pun sebuah fenomena rutin yang dapat melanda Amerika Serikat ketika musim dingin datang. Akan tetapi meskipun polar vortex merupakan fenomena yang rutin namun fenomena ini merupakan fenomena yang jarang terjadi.

Fenomena yang melanda beberapa wilayah di Amerika Serikat beberapa waktu lalu ini merupakan sebuah fenomena yang rutin dimana adanya pusaran kutub atau polar vortex yang tengah berputar dari bagian selatan ke bagian timur. Karena perputarannya menjadi tidak stabil sehingga mengakibatkan beberapa wilayah di Amerika Serikat terserang wabah dingin yang mematikan ini. selain suhu udara yang sangat rendah, angin dingin tersebut juga mengakibatkan terjadinya badai yang disertai dengan angin kencang dan hujan salju yang sangat lebat hingga menutupi jalan.

Akibat dari fenomena ini mengakibatkan Amerika Serikat diselimuti salju setinggi 90 sentimeter dengan disertai turunnya suhu udara hingga lebih dari -50 derajat celcius. Biasanya apabila terjadi fenomena polar vortex suhu udara tidak pernah berada di baha nol derajat celcius. Fenomena ini menjadi fenomena yang mematikan karena mampu membuat suhu udaha turun bahkan menjauhi nol derajat celcius.

Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat (NWS) bahkan memberikan imbawan kepada para penduduk untuk tidak keluar rumah. Hal tersebut dikarenakan temperatur rendah yang tersadi saat itu dapat dengan mudah membekukan darah yang ada di tulang-tulang manusia. Oleh sebab itu imbauan terus digencarkan pihak NWS ketika cuaca dingin yang ekstrem melanda beberapa wilayah Amerika Serikat kala itu. Ratusan sekolah, perkantoran dan termasuk bangunan kasino online yang unik dan mewah yang dibangun oleh perusahaan terpaksa harus ditutup akibat dari cuaca buruk yang melanda Amerika Serikat. Selain itu ratusan jadwal penerbangan pun ikut dibatalkan menyusul dengan terjadinya badai salju yang melanda beberapa wilayah.

Fenomena ini pun membuat air terjun niagara menjadi beku. Para penduduk yang berada di Ontario, Kanada dapat menyaksikan air terjun Niagara menjadi beku tak bergerak akibat cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah Amerika Serikat termasuk Kanada. Beberapa wilayah di kawasan tersebut suhunya mencapai -54 derajat celcius. Suhu tersebut merupakan suhu terdingin yang diakibatkan oleh fenomena polar vortex ini. status darurat pun diberlakukan agar para penduduk tidak keluar rumah untuk menghindari terserang hipotermia.

Kondisi cuaca yang sangat buruk ini pun bahkan menelan korban jiwa. Sekitar 14 orang dinyatakan meninggal dunia akibat fenomena ini. selain membuat para penduduk merasa tidak nyaman, hewan-hewan pun dilaporkan berjatuhan dari atas pohon. Para penduduk diperingatkan jika berada di luar rumah jangan menarik napas panjang dan minimalkan berbicara karena suhu yang sangat dingin ini akan sangat berbahaya.